Kurikulum IPA SD

Apakah Kurikulum?

Dalam melakukan proses pembelajaran IPA SD, guru dipandu oleh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah disusun guru. Akan tetapi, dari manakah guru memperoleh acuan tentang tujuan pembelajaran IPA, kompetensi yang dikembangkan dalam pembelajaran IPA, bagaimana pembelajaran IPA akan dilakukan, dan bagamanakah cara menilainya? Acuan guru adalah kurikulum IPA SD pada sekolah yang bersangkutan. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum sekolah dikembangkan dengan mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas). Acuan pengembangan kurikulum adalah Permendiknas nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi dan Permendiknas nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan.

Tujuan dan Ruang Lingkup Mata Pelajaran IPA SD

Mata pelajaran IPA SD/MI betujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.

  1. Memperoleh keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan, keindahan, dan keteraturan alam ciptaan-Nya;
  2. Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari;
  3. Mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positif dan kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, teknologi, dan masyarakat;
  4. Mengembangkanketerampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan;
  5. Meningkatkan kesadaran untuk berperanserta dalam memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan alam;
  6. Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan;
  7. Memperoleh bekal pengetahuan, konsep dan keterampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke SMP/MTs.

(Depdiknas Ditjen Manajemen Dikdasmen Ditjen Pembinaan TK dan SD, 2007: 13-14).

Ruang lingkup Mata Pelajaran IPA SD/MI secara garis besar terinci menjadi empat (4) kelompok yaitu:

  1. Makhluk hidup dan proses kehidupan, yaitu manusia, hewan, tumbuhan dan interaksinya dengan lingkungan, serta kesehatan;
  2. Benda/materi, sifat-sifat dan kegunaannya meliputi: cair, padat, dan gas;
  3. Energi dan perubahannya meliputi: gaya, bunyi, panas, magnet, listrik, cahaya dan pesawat sederhana;
  4. Bumi dan alam semesta meliputi: tanah, bumi, tata surya, dan benda-benda langit lainnya.

(Depdiknas Ditjen Manajemen Dikdasmen Ditjen Pembinaan TK dan SD, 2007: 14)

Keempat kelompok bahan kajian IPA SD/MI tersebut disajikan secara spiral, artinya setiap bahan kajian disajikan di semua tingkat kelas tetapi dengan tingkat kedalaman yang berbeda; semakin tinggi tingkat kelas semakin dalam bahasannya.

Pemecahan Masalah sebagai Salah Satu Tujuan Pembelajaran IPA SD?

Di dalam tujuan mata pelajaran IPA terdapat frasa “pemecahan masalah”. Pada kenyataannya, setiap orang selalu berhadapan dengan masalah yang perlu diselesaikan. Masalah timbul karena adanya jurang pemisah antara harapan dengan kenyataan dan Anda tidak tahu bagaimana cara menuju ke arah tujuan tersebut. Pemecahan masalah merupakan sebuah proses yang mengikuti pola umum (heuristik) atau mengikuti langkah-langkah tertentu (algoritmik). Langkah-langkah penyelesaian masalah adalah sebagai berikut.

  1. Mengidentifikasi dan mendefinisikan masalah.
  2. Menyusun strategi pemecahan masalah.
  3. Menerapkan strategi pemecahan masalah.
  4. Mengevaluasi.

Pemecahan masalah dengan menggunakan keterampilan proses IPA pada hakikatnya adalah keterampilan pemecahan masalah dengan metode ilmiah. Pemecahan masalah ini menerapkan logika deduktif dan induktif. Logika deduktif digunakan untuk mendefinisikan masalah, menemukan informasi awal yang berkaitan dengan masalah, sampai dengan merumuskan hipotesis. Logika induktif digunakan pada saat merancang, melaksanakan cara mengumpulkan data, serta menganalisis data untuk menguji hipotesis. Hasil pemecahan masalahnya berupa simpulan, yang memverifikasi permasalahan, hipotesis, dan analisis data. Bagan di bawah ini merangkum penjelasan tersebut.

bagan keputusan

Selain pemecahan masalah, Anda akan menemukan pula frase pembuatan keputusan di dalam tujuan Matapelajaran IPA. Seperti halnya kegiatan pemecahan masalah, dalam kehidupan sehari-hari Anda selalu terlibat dalam pembuatan keputusan. Bahkan, kata orang bijak, “Nasib Anda di masa depan bergantung pada keputusan Anda hari ini”.

Pembuatan Keputusan sebagai Salah Satu Tujuan Pembelajaran IPA SD

Keputusan merupakan sebuah pilihan yang diambil dari berbagai alternatif pilihan yang ada.  Pada matapelajaran IPA SD, tentu saja IPA menjadi salah satu dasar untuk pengambilan keputusan. Secara umum, langkah-langkah pembuatan keputusan adalah: 1)Menuliskan pertanyaan, 2) Menentukan alternatif pilihan-pilihan, 3)Mengumpulkan informasi, 4) Membuat Daftar Pro dan Kontra, 5) Mengambil Keputusan.

Last modified: Monday, 14 March 2011, 09:44 PM
Skip Section links